BANDUNG, DISDIK JABAR – Gubenur Jawa Barat, Ridwan Kamil memperingati Upacara Hari Sumpah Pemuda bersama jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) di Kompleks Sport Jabar, Jln. Pacuan Kuda No. 15b, Kota Bandung, Senin (28/10/2019). Gubernur menjadi pembina upacara pada peringatan ke-91 Hari Sumpah Pemuda yang kali ini mengambil tema “Bersatu Kita Maju”. Peserta upacara merupakan seluruh pegawai pemprov serta perwakilan instansi dan organisasi di Jabar, salah satunya Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Dewi Sartika. Selain itu, hadir perwakilan siswa, mahasiswa, dan organisasi kepemudaan.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan, pemuda harus bisa menjawab tantangan zaman. “Pertama, pemuda harus menjadi teladan bagi masyarakat. Kedua, mereka harus mampu berinovasi agar mampu bersaing secara global. Terakhir, harus berhati-hati dengan kemajuan teknologi,” tuturnya. 

Gubernur menjelaskan, selaras dengan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali yang dibaca saat menjadi pembina upacara, pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Di satu sisi, teknologi memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinan para pemuda meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam bidang pengembangan sumber daya manusia dan berdaya saing. Namun di sisi lain, informasi yang bersifat destruktif, mulai dari narkoba hingga isu radikalisme masuk dengan mudah apabila tidak difilter dengan ilmu pengetahuan serta karakter positif dalam berbangsa dan bernegara. 

“Saya harap, pemuda dapat membentengi diri dari hal negatif dan menjadi pelopor untuk hal-hal positif,” harapnya. 

Diakui Gubernur, Pemprov Jabar sudah banyak mendorong generasi muda untuk berkembang dan berinovasi. Beberapa program yang telah diluncurkan, yakni Jabar Future Leaders (JFL), Jabar Innovation Fellowship (JIF), dan Youth Inovation Summit 2019 yang diadakan bertetapan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. 

“Saya ingin pemuda Jabar menjadi pemuda yang sibuk. Sibuk oleh hal-hal positif,” tegasnya.***